Sedikit berbagi untuk sekedar saling mengingatkan sesama muslim. Jika ada yang non muslim yang tertarik semoga menjadi hidayah untuknya.
Ini kisah nyata yang terjadi pada tahun 1988. Dimana pada saat itu terdapat nama yang ramai diperbincangkan orang. Nama tersebut adalah ibu Eroh, waktu itu berumur kurang lebih 50 tahun, dia warga kampung Pasirkadu, Desa Sentana Mekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya , Jawa Barat.
Apa yang membuat nama Bu Eroh banyak disebut?
Itu karena Bu Eroh , Bergelantungan seorang diri di lereng yang tegak di tebing Cadas, di lereng timur laut gunung Galunggung. Ibu Eroh berhasil berjuang sendirian membuat saluran air selama 47 hari. Ketika pertama kali Ibu Eroh melakukannya, banyak masyarakat sekitar mencibir tindakannya. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus bekerja. Ibu Eroh percaya akan kemampuannya, walau saat itu usianya boleh dibilang tidak muda.
Ibu Eroh yang hanya mengecap pendidikan hingga kelas 3 SD dan memiliki tiga orang anak, dalam aksinya menggunakan tali areuy, tali sejenis rotan sebagai penahan ketika bergelantungan. Sedangkan alat yang dipakai untuk mengebor tebing cadas hanyalah linggis pendek. Saluran untuk mengalirkan air dari sungai Cilutung akhirnya berhasil diselesaikan.
Berhentikah tindakah Ibu Eroh mengebor tebing cadas? Belum.
Dengan semangat yang tak kenal menyerah, Ibu Eroh melanjutkan membuat saluran air sepanjang 4,5 kilometer mengitari 8 bukit dengan kemiringan 60-90 derajat. Pengerjaannya kali ini dibantu warga desa yang mau membantunya, setelah melihat dengan mata kepala sendiri hasil yang telah dilakukan Ibu Eroh. Dalam waktu 2,5 tahun, pekerjaan lanjutan itu terselesaikan dengan baik. Hasilnya? Bukan hanya lahan pertanian sawah Desa Santana Mekar yang terairi sepanjang tahun. Tapi juga dua desa tetangga yang ikut menikmati kucuran air hasil kerja keras Ibu Eroh setelah warganya membuat saluran penerus, yaitu desa Indrajaya dan Sukaratu.
Aksi Ibu Eroh akhirnya sampai juga ketelinga Presiden Suharto. Atas aksinya yang tergolong berani dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, Ibu Eroh mendapat penghargaan Upakarti Lingkungan Hidup pada tahun 1988. Setahu kemudian, dia juga meraih penghargaan lingkungan dari PBB.
Kisah diatas menjadi pembuka pembahasan kita kali ini.
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Allah lah yang berkuasa akan kejadian esok hari. Yang harus kita hadapi adalah realita hari ini. Kita jalani dengan sekuat yang kita mampu. Kita hadapi dengan prasangka baik bahwa Allah akan memberikan hasil yang baik. Usaha yang kita lakukan tidak akan sia-sia.
Seperti yang juga dilakukan oleh Siti Hajar. Istri dari Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Tatkala Allah perintahkan Nabi Ibrahim untuk meninggalkannya bersama Si Kecil Ismail di sebuah padang tandus. Dihari- hari awal saat bekal masih cukup gundah tak menyambanginya. Namun ketika bekal semakin menipis, Ismail kecil mulai menangis karena kekurangan asi, dia pun berdiri. Tak sedikitpun merutuki nasib. Tak menyalahkan apapun dan siapapun. Dia mulai berlari mencari sumber air. Dilakukan segala hal dia bisa untuk mendapatkan air. Berulangkali rute Sofa-Marwah ditempuhnya dengan berlari. Meski lelah, dia tak berhenti berprasangka baik terhadap Allah. Tak pernah terbayangkan kalau air zam-zam malah muncul di dekat kaki Ismail.
Ibu Eroh, seorang perempuan berusia setengah abad. Tak melakukan apapun kecuali apa yang dia mampu. Ketika awal mula memukulkan cangkulnya ke tebing cadas dia tak pernah tau kalau usahanya akan didengar presiden pada masa itu. Ketika dia menggantungkan tali rotan untuk tempatnya berpegangan, dia tak pernah tau kalau usahanya akan mendapatkan penghargaan dari PBB. Dia hanya bisa melakukan apa yang dia bisa tanpa jeda.
Suatu ketika, kami duduk-duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wassallam, maka beliau pun bersabda : "Tidak ada seorang pun dari kalian, kecuali tempat duduknya dari surga dan dari neraka telah ditulis." Maka kami pun bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana bila kita sebaiknya bertawakal saja?" beliau menjawab : "Tidak! Tetapi beramallah kalian, sebab setiap orang akan dimudahkan." Kemudian beliau membaca ayat: "fa'amma man a'thaa wat taqaa wa shaddaqa bil husna fasanuyassiruhu lilyusraa ( Dan barang siapa yang memberi da, dan bertakwa serta membenarkan kebaikan.." hingga firman-Nya, "fasanuyassiruhu lil'usraa.
Dalam hadits diatas diceritakan tentang kegundahan para sahabat tentang perkara takdir. Para sahabat menjadi gundah ketika Rasulullah menyampaikan tentang bahwa setiap orang sudah ditentukan oleh Allah tempat berakhirnya nanti. Apakah dia berakhir di Jannah atau Neraka.
Seketika itu juga dengan spontan para sahabat bertanya, "Kalau begitu kita tidak usah melakukan apapun saja wahai Rasulullah. Bukankah lebih baik cukup bertawakal, pasrah menerima apa yang Allah tentukan?"
Tapi ternyata Rasulullah menjawab dengan pernyataan lain. "Tidak,jangan engkau pasrah menanti takdir. Tapi beramalah, karena setiap orang akan dipermudah, barangsiapa beramal baik dan terus beramal baik maka dia dipermudah menuju Jannah. Sedangkan yang enggak beramal baik dan menumpuk amalan-amalan buruk, diaakan Allah permudah menuju Nerakan".
Takdir adalah rahasia Allah. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi satu detik ke depan sebelum akhirnya berlalu detik tersebut. Kita tidak tahu apa yang ditakdirkan oleh Allah di akhir hayat kita. Oleh karenanya,beramal dan terus beramal. Berdoa dengan doa-doa yang baik. Berprasangkalah dengan prasangka yang bai kepada Allah mengenai takdir kita. Sem oga Allah mempermudah jalan kita menuju Jannahnya. Yang harus kita lakukan hanyalah berusaha, Allah nanti yang akan memberi hadiahnya. Pukullah bukit cadsa itu seperti yang dilakukan Ibu Eroh, Allah akan mengatur kapan penghargaan dari presiden dan PBB akan diberikan kepadamu. Larilah dari Sofa ke Marwa seperti larinya Siti Hajar, Allah yang akan memunculkan zam-zammu. Sekian
Mohon maaf jika terdapat salah dalam penulisan kata/kalimat. Kami akan sangat berterimakasih jika pembaca memberikan masukan atau kritik. terimakasih
Source : BaitulMal FKAM edisi 101 Februari 2017/1438 H
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Lowongan Teknisi Visiodua
Lowongan Teknisi Visiodua Syarat Umum : 1. Laki-laki 2. Muslim ( Wajib Rajin Sholat ) 3. Minimal Lulusan SMA/SMK 4. Tidak Merokok 5. Berse...
-
OriginalHP 703 Black Rp 130,000 Ready I Beli Suport Untuk Printer : HP Deskjet D730 F735 All-in-One Deskjet...
No comments:
Post a Comment